Loading

wait a moment

Berita Indonesia Seorang Pemuda Sabet Parang ke Leher Ibu

Berita Indonesia Seorang Pemuda Sabet Parang ke Leher Ibu

Berita Indonesia  – Ibu merupakan seseorang yang sangat berharga bagi seseorang. Karena ibu lah kita bisa sampai saat ini. Ia telah mengandung selama 9 bulan dan melahirkan kita dengan bertaruh nyawa. Rasa sayang anak terhadap ibu pasti sangatlah besar. Akan tetapi, ada seorang anak yang bahkan bersikap tega terhadap ibunya. Anak ini beraal dari Kebumen.  Ia diduga telah melakukan pembunuhan terhadap ibunya. Mayarakat tentunya tidak habis fikir dengan apa yang dilakukan anak terebut.

Disaat semua orang sedang ibuk untuk menggapai cita-citanya agar bisa membahagiakan kedua orang tuanya, namun anak ini tega menghabisi ibunya. Ternyata, ia membunuh ibunya dengan cara yang sangat sadis. Entah iblis apa yang sedang berada di tubuh anak tersebut hingga ia memiliki fikiran untuk melakukan pembunuhan ini terhadap ibunya.

Padahal, orang lain akan merasa sedih jika ibunya akit. Tetapi tidak dengan anak ini. Kasus ini berhasil ditangani oleh polisi. Anak tersebut juga berhasil ditangkap oleh polisi. Ketika dilakukan penangkapan, bahkan ia tidak memiliki rasa sedih atau penyesalan sedikitpun dengan apa yang telah ia lakukan terhadap ibunya. Dan yang lebih menyedihkan lagi, tindakan anak yang diketahui bernama Sumudi ini berlangsung ketika ibunya sedang menjual minuman untuk para petani. Ibunya sedang berjuang mencari nafkah untuk bisa menghidupi anaknya tersebut. Tetapi, Sumudi dengan tega menghabisi nyawa ibu yang melahirkannya tersebut.

Lalu, apa penyebab Sumudi melakukan tindakan sadinya tersebut?  Pada mulanya, ia meminta uang sejumlah 500 ribu kepada ibunya. Entah untuk apa uang sebanyak itu. Mungkin, ibunya merasa keberatan dengan jumlah uang yang diminta oleh anaknya. Karena ia hanyalah pedagang minuman. Keunungan yang diperolehnya tidak akan cukup untuk memenuhi permintaan anaknya dalam waktu sekejab. Setelah ibunya tidak memberikan ejumlah uang yang diminta oleh Sumudi, tiba-tiba ia mengeluarkan parang yang ada di dalam tasnya. Ia langsung menyabetkan parang tersebut ke leher ibunya hingga putus.

Yang dilakukan Sumudi merupakan perbuatan keji dan tidak akan pernah bisa dimaafkan. Selama ini, ibunya yang telah menghidupinya sampai besar dan menuruti apa yang dimintanya. Akan tetapi, satu kali saja sang ibu menuruti permintaan Sumudi membuatnya tega menghabisi nyawa ibunya. Perbuatan seperti ini harus mendapatkan pelajaran yang setimpal. Bahkan, ini bukanlah jenis kesalahan yang bisa dimaafkan. Karena pembunuhan termasuk perbuatan kriminal yang akan mendapatkan hukuman yang sangat berat.

Di Indonesia pun sudah menerapkan hukuman mati atau penjara seumur hidup bagi seseorang yang melakukan pembunuhan terhadap orang lain. Membunuh sama saja mengambil Hak Asasi Manusia. Karena setiap manusia memiliki hal untuk hidup damai dan tenang, Tidak ada seorang pun yang berhak mengambil nyawanya atas dasar apapun. Dan kematian merupakan takdir bukanlah suatu hal yang dibuat-buat.

Selain mendapatkan hukuman penjara, tersangka kasus ini juga akan mendapatkan hukuman sosial dari masyarakat. Tidak akan ada masyarakat yang mau menerima kehadirannya lagi. Dimanapun ia berada akan diolak. Masa depannya pun juga akan hancur. Tidak ada perusahaan ataupun pembuka lowongan pekerjaan yang akan memberikan kepercayaan penuh kepada seorang pembunuh. Sepanjang hidupnya pun akan berisi banyak peyesalan atas apa yang telah dilakukannya. Apalagi kehilangan seorang ibu itu sangatlah berat. Tidak aka nada lagi orang yang setia melidungi dan mendampingi kita dalam keadaan sulit dan senang. Kasus ini bisa dijadikan pembelajaran yang sangatlah berharga.