Loading

wait a moment

Berita Internasional Kebocoran Data Pengguna Facebook

Berita Internasional Kebocoran Data Pengguna Facebook

Berita Internasional – Masyarakat memang tidak pernah lepas dari sosial media. Apalagi, zaman sudah semakin maju dan teknologinya juga semakin berkembang. Hampir semua orang kini telah menggu akan internet dalam kehidupan sehari-hari. Dan sudah ratusan orang yang bergabung dalam sosial media. Ada berbagai macam aplikasi sosial media yang telah banyak digunakan. Salah satunya adalah Facebook.  Adakah yang tidak mengetahui Facebook? Pasti banyak orang yang sudah mengetahuinya.

Karena Facebook digunakan oleh semua kalangan masyarakat. Mulai dari kalangan bawah hingga atas, dan kalangan remaja hingga orang tua. Seperti yang diketahui, untuk bisa menggunakan aplikasi Facebook anda harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Syarat yang utama adalah memiliki email. Kemudian, selama anda mendaftar Facebook, anda diminta untuk mengisikan beberapa data diri masing-masing. Nah, baru kemudian anda terdaftar sebagai pengguna Facebook.

Lalu, apa yang bisa anda lakukan dengan Facebook? Facebook sangat bermanfaat bagi anda yang ingin berinteraksi dengan orang lain. Dengan menggunakan ini juga bisa menemukan teman yang tidak pernah berjumpa. Ada pula fitur untuk anda agar bisa mencurahkan isi hati di Facebook dan hanya teman-teman anda yang bisa melihatnya. Selain membuat status, para pengguna Facebook juga bisa meng-upload berbagai foto kenangan yang dimiliki. Kumpulan banyak foto ini pun bisa dijadikan satu album. Memang, masyarakat sangat tertarik untuk menggunakan Facebook.

Tetapi, baru-baru ini para pengguna  sedang dihebohkan dengan bocornya data para pengguna Facebook yang ada di Indonesia. Mark Zuckerberg, selaku pendiri Facebook pun sedang diincar oleh banyak kalangan karena dianggap lalai dalam menjaga data para penggunanya. Dari pihak Facebook mengakui bahwa mengubah peraturan dari yang sebelumnya. Ia memberikan perintah kepada Cambridge Analytica untuk menghapus data para pengguna Facebook melalui kuis.

Akan tetapi, pihak Facebook merasa dibohongi oleh Cambridge Analytica yang mengaku sudah menghapus data tetapi tidak dihapus dan dipergunakan untuk orang lain. Dari DPR pun sudah mengundang pihak Facebook untuk datang dan dimintai keterangan terkait dengan kasus tersebut. Sejak awal pun, DPR telah memiliki kontak dengan Facebook dan meminta untuk diberikan informasi apabila ada perubahan yang berhubungan dengan penyalahgunaan data pengguna Facebook yang ada di Indonesia. Saat ini,  DPR memiliki rencana untuk bertemu dengan pihak Facebook Asia Tenggara untuk meminta keterangan berkaitan dengan bocornya data tersebut.

Menurut informai yang diberikan, data yang diambil ternyata bukanlah data yang bersifat angat pribadi. Melainkan data yang masih bisa diakses oleh masyarakat umum. Contohnya adalah hari kelahiran, berbagai halaman yang ia sukai, beberapa pertemanan, dan yang lainnya. Sebenarnya, semua itu tergantung pada pengguna Facebook itu sendiri. Karena apabila pengguna menggunakan setting yang bisa dilihat oleh semua orang, maka  data tersebut akan dengan mudah diambil.

Kasus ini telah menyebabkan banyak kontroversi. Apalagi para pengguna yang tidak terima jika datanya diambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Namun, dari kasus ini anda bisa mengambil pelajaran yang sangat berharga. Jangan pernah memberikan data yang sangat pribadi dengan mudah walaupun itu untuk kepentingan sosial media. Karena saat ini media sosial tidak selalu aman. Kemudian, dalam menggunakan akun soial media jangan biarkan semua orang yang tidak dikenal bisa melihat akun anda Ini menyebabkan resiko yang tinggi terhadap pencurian data.  Anda sendirilah yang bisa menjaga kerahasiaan data pribadi yang dimiliki.